<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT INHUTANI III (PERSERO)</title>
	<atom:link href="http://www.inhutani3.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inhutani3.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Dec 2012 03:34:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Workshop Aset BUMN 2012</title>
		<link>http://www.inhutani3.com/workshop-aset-bumn-2012/</link>
		<comments>http://www.inhutani3.com/workshop-aset-bumn-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2012 07:46:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[aset]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[portal]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inhutani3.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka pelaksanaan minitoring dan evaluasi pengisian portal aset BUMN dan mendorong program optimalisasi aset non produktif BUMN, Pada tanggal 16 juli 2012 kementrian BUMN menggelar acara Workshop Aset BUMN tahun 2012 yang di ikuti oleh para direksi Semua BUMN di indonesia. Dalam Workshop kali ini yang disambut oleh bapak wakil menteri BUMN beliau memaparkan bahwa fungsi Portal Aset BUMN ini sangat penting karena mengingat bahwa peran BUMN sebagai pilar ketahanan negara sekaligus “engine of [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam rangka pelaksanaan minitoring dan evaluasi pengisian portal aset BUMN dan mendorong program optimalisasi aset non produktif BUMN, Pada tanggal 16 juli 2012 kementrian BUMN menggelar acara Workshop Aset BUMN tahun 2012 yang di ikuti oleh para direksi Semua BUMN di indonesia. Dalam Workshop kali ini yang disambut oleh bapak wakil menteri BUMN beliau memaparkan bahwa fungsi Portal Aset BUMN ini sangat penting karena mengingat bahwa peran BUMN sebagai pilar ketahanan negara sekaligus “<em>engine of growt</em>” bangsa indonesia.</p>
<p><a href="http://www.inhutani3.com/wp-content/uploads/2012/07/bumn.jpg"><img class="size-medium wp-image-358 alignnone" title="bumn" src="http://www.inhutani3.com/wp-content/uploads/2012/07/bumn-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-357"></span>Dalam rangkaian acara tersebut, terdapat penghargaan bagi BUMN yang aktif mengisi data aset pada Portal dengan kriteria nominasi : BUMN dengan nilai aktiva tetap tinggi (diatas 1 T); Bumn dengan nilai aktiva tetap menengah (antara 500M – 1T); BUMN dengan nilai aktiva tetap rendah (dibawah 500M).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang masuk Nominasinya adalah :</p>
<p>Kategori BUMN dengan nilai aktiva tetap rendah :</p>
<p>- Perum Perumnas</p>
<p>- PT Batan Teknologi</p>
<p>- PT Pengerukan indonesia</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kategori BUMN dengan nilai aktiva tetap menengah :</p>
<p>- PT Biofarma</p>
<p>- PT Kawasan Berikat Nusantara</p>
<p>- PT Perkebunan Nusantara I</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kategori BUMN dengan nilai aktiva tetap menengah :</p>
<p>- PT Dirgantara Indonesia</p>
<p>- PT Perkebunan Nusantara VI</p>
<p>- PT Perkebunan Nusantara VII</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pemenang diantara ketiga nominasi tersebut adalah PT Batan Teknologi, PT Kawasan Berikat Nusantara dan PT Dirgantara Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya dari kementrian BUMN, PT Piesta Consulting juga mendapat kesempatan untuk mengisi rangkaian acara dengan tema “Online International Asset Disposal and Live Demo”, kemudian disambung lagi oleh PT Sucofindo Advisory Utama yang menyampaikan materi “Sosialisasi Hasil Pemetaan Aset BUMN Wilayah Sumatra”, selanjutnya acara di tutup pada pukul 12.15 oleh perwakilan dari kementrian BUMN.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inhutani3.com/workshop-aset-bumn-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wood Pellet &#8211; PT Inhutani III</title>
		<link>http://www.inhutani3.com/wood-pellet-korea-inhutani/</link>
		<comments>http://www.inhutani3.com/wood-pellet-korea-inhutani/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 02:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inhutani3.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA. Bisnis PT Inhutani III akan semakin luas. Sebab, perusahaan plat merah ini akan bekerjasama dengan investor asal Korea Selatan untuk memproduksi bahan bakar dari kayu atau wood pellet. Investasi pembangunan pabrik wood pellet mencapai Rp 42 miliar. Sri Sudiharto, Direktur Utama Ihutani III mengatakan, investasi asing pembangunan pabrik wood pellet senilai Rp 42 miliar masuk melalui bendera PT SL Agro Industry. Nantinya, dana pembangunan pabrik ini seluruhnya berasal dari PT SL Agro Industry, sedangkan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.inhutani3.com/wp-content/uploads/2012/04/woodpelet.jpg"><img class=" wp-image-311 alignnone" title="woodpelet" src="http://www.inhutani3.com/wp-content/uploads/2012/04/woodpelet.jpg" alt="" width="332" height="265" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">JAKARTA. Bisnis PT Inhutani III akan semakin luas. Sebab, perusahaan plat merah ini akan bekerjasama dengan investor asal Korea Selatan untuk memproduksi bahan bakar dari kayu atau wood pellet. Investasi pembangunan pabrik wood pellet mencapai Rp 42 miliar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sri Sudiharto, Direktur Utama Ihutani III mengatakan, investasi asing pembangunan pabrik wood pellet senilai Rp 42 miliar masuk melalui bendera PT SL Agro Industry. Nantinya, dana pembangunan pabrik ini seluruhnya berasal dari PT SL Agro Industry, sedangkan Inhutani III bertanggung jawab untuk memasok bahan baku.</p>
<p style="text-align: justify;">Sri Sudiharto menambahkan, kapasitas pabrik wood pellet mencapai 30.000 ton per tahun. Dia berharap tahun ini pembangunan pabrik sudah bisa berjalan sehingga bisa segera beroperasi. &#8220;Ini efisiensi bahan baku, selama ini kami selalu bingung sisa kayu mau diapakan,&#8221; katanya kepada KONTAN, Minggu (29/1).</p>
<p style="text-align: justify;">Namun demikian, Sri Sudiharto tidak bisa memastikan kapan pabrik mulai beroperasi. Saat ini, rencana pembangunan pabrik masih dalam proses perizinan. Jika proses perizinan selesai awal tahun ini, maka pabrik akan dibangun tahun ini juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia berharap, bisnis baru ini akan mendorong pendapatan perusahaan. Apalagi pasar wood pellet ini sudah sangat jelas, yakni pasar ekspor. &#8220;Nantinya akan di ekspor ke Korea dan Inhutani III mendapatkan bagi hasil dari penjualan ekspor,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Inhutani III adalah perusahaan milik negara yang bergerak di sektor kehutanan. Inti bisnis Inhutani III adalah hutan tanaman, perkebunan, industri rotan dan karet, serta jasa kehutanan. Dalam situs resminya, Inhutani III menghasilkan produk kayu bulat bahan baku serpih (BBS) jenis acacia mangium dan eucalyptus pellita.</p>
<p style="text-align: justify;">Inhutani III juga menghasilkan produk kayu bulat pertukangan jenis acacia mangium berdiameter di atas 15 cm dan panjang lebih 2 meter. Selain itu ada produk rotan olahan jenis core, peel, chaircane kualitas ekspor, rotan asalan dan karet. Termasuk juga berbagai benih tanaman hutan bersertifikat, seperti acacia mangium F1 dan F2, acacia crassicarpa, dan eucalyptus pellita.</p>
<p style="text-align: justify;">Wood pellet menjadi produk baru Inhutani III. Produk ini menjadi alternatif bahan bakar pengganti batubara untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Wood pellet dibuat dari limbah industri penggergajian, limbah tebangan, dan limbah industri kayu lain. Wood pellet berdiameter 6-10 milimeter (mm) panjang 10-30 mm, dan mengandung energi setara 4,7 &#8211; 5,2 kwh per kg.</p>
<p style="text-align: justify;">Korea Selatan termasuk salah satu negara yang gencar berinvestasi dalam produksi wood pellet. Investasi wood pellet dimulai sejak 6 Maret 2009. Kementerian Kehutanan RI dan Korea Forest Service juga sudah meneken kerjasama pengembangan industri wood pellet energy. Dalam kerjasama ini Korea berjanji menginvestasikan dana hingga Rp 6 triliun.</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, pada 2011 lalu, Korea Selatan mengembangkan wood pellet seluas 200.000 ha. Salah satu lokasi yang sudah terealisasi di Sulawesi Barat. Industri yang telah menghasilkan wood pellet adalah PT Solar Park bekerjasama dengan Perum Perhutani untuk mengolah limbah kayu sengon dan kaliandra.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan Korea lain yang juga membangun Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk bahan baku wood pellet adalah PT Bio Energy Indoco dengan lahan seluas 21.000 ha dan PT Bara Indoco seluas 68.000 ha.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sumber : kontan.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inhutani3.com/wood-pellet-korea-inhutani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>12,05 T Untuk 17 BUMN</title>
		<link>http://www.inhutani3.com/110/</link>
		<comments>http://www.inhutani3.com/110/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 03:44:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[PT INHUTANI III]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inhutani3.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan akan memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp12,05 triliun untuk 17 perusahaan BUMN pada tahun anggaran 2012. Dahlan menuturkan, rencananya dana PMN tersebut akan diberikan untuk 41 perusahaan pelat merah tapi jumlah perusahaan penerima PMN berkurang 24 perusahaan menjadi 17 perusahaan. Kucuran dana PMN ini telah diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP). &#8220;Dana PMN ini akan diterima perusahaan-perusahaan BUMN melalui tiga skema, yaitu dana segar, konversi utang, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong></strong>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan akan memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp12,05 triliun untuk 17 perusahaan BUMN pada tahun anggaran 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">Dahlan menuturkan, rencananya dana PMN tersebut akan diberikan untuk 41 perusahaan pelat merah tapi jumlah perusahaan penerima PMN berkurang 24 perusahaan menjadi 17 perusahaan. Kucuran dana PMN ini telah diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dana PMN ini akan diterima perusahaan-perusahaan BUMN melalui tiga skema, yaitu dana segar, konversi utang, termasuk SLA (<em>subsidiary loan agreement</em>) dan aset kredit, serta konversi BPYBDS (Bantuan Pemerintah yang Belum Ditentukan Statusnya),&#8221; kata Dahlan dalam paparannya dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Selasa 7 Januari 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam paparannya, PT Angkasa Pura (AP) I dan AP I mendapatkan dana PMN masing-masing sebesar Rp1,3 triliun dan Rp1,9 triliun. PT ASDP Ferry Indonesia, PT Pelindo I, PT Pelindo II, Pelindo III, dan PT Pelindo IV menerima dana PMN Rp1,018 triliun.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Perum LKBN Antara mendapatkan dana PMN sebesar Rp25,9 miliar, PT Rekindo Rp58,6 miliar, dan Perum Jasa Tirta I mendapat dana PMN sebesar Rp1,1 miliar. Ketiga perusahaan tersebut, mendapatkan dana PMN dalam bentuk konversi BPYDS.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, terdapat empat perusahaan BUMN yang mendapatkan dana PMN dalam bentuk dana segar, antara lain PT PAL Indonesia sebesar Rp648 miliar, PT Merpati Nusantara Airlines Rp561 miliar, PT Askrindo Rp800 milar dan PT Jamkrindo Rp1,2 triliun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan tiga perusahaan BUMN, PT Pupuk Iskandar Muda Rp1,3 triliun, PT Inhutani Rp1,3 triliun, dan PT Dirgantara Indonesia Rp1,5 triliun. &#8220;Ketiganya memperoleh dana PMN dalam bentuk konversi utang SLA dan aset kredit,&#8221; kata Dahlan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : vivanews.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inhutani3.com/110/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUMN bangun Pabrik sagu di Papua</title>
		<link>http://www.inhutani3.com/bumn-bangun-pabrik-sagu-di-papua/</link>
		<comments>http://www.inhutani3.com/bumn-bangun-pabrik-sagu-di-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 03:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[PT INHUTANI III]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inhutani3.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan menugaskan Perum Perhutani dan PT Inhutani untuk membangun pabrik  pengolahan sagu sekaligus perkebunan sagu di Papua. Pembangunan pabrik ini untuk mensukseskan pembangunan di Papua dan menghilangkan ancaman krisis pangan di Papua. Dahlan menjelaskan, saat ini, Perhutani dan Inhutani harus mulai bekerja sama secara operasional dengan cara membangun pabrik pengolahan sagu. &#8220;Ini sebagai respons dari BUMN untuk ikut proyek pemerintah yang sekarang sedang didorong untuk melayani Papua lebih [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong></strong>Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan menugaskan Perum Perhutani dan PT Inhutani untuk membangun pabrik  pengolahan sagu sekaligus perkebunan sagu di Papua. Pembangunan pabrik ini untuk mensukseskan pembangunan di Papua dan menghilangkan ancaman krisis pangan di Papua.</p>
<p style="text-align: justify;">Dahlan menjelaskan, saat ini, Perhutani dan Inhutani harus mulai bekerja sama secara operasional dengan cara membangun pabrik pengolahan sagu. &#8220;Ini sebagai respons dari BUMN untuk ikut proyek pemerintah yang sekarang sedang didorong untuk melayani Papua lebih baik,&#8221; katanya seusai rapat pimpinan BUMN di Gedung Menara 165, Jakarta, Selasa 24 Januari 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut dia, potensi sagu di Provinsi Papua ini sangat besar, sehingga BUMN tidak perlu lagi membuka lahan perkebunan sagu. &#8220;Cukup merawat hutan sagu yang telah ada,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, Perhutani dan Inhutani cukup membuat pabrik pengolahan sagu. &#8220;Perkiraan investasinya tidak besar, tidak sampai Rp50 miliar, karena mesin-mesin sagu kan bukan mesin besar,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nantinya, produksi sagu ini akan memperkuat cadangan pangan di Papua, sehingga bisa menghilangkan krisis pangan. Jika produksi berlebih, baru dipasarkan ke Indonesia Barat. Dengan begitu akan memperbaiki sistem distribusi angkutan kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan, selama ini sistem angkutan dari Indonesia Barat ke Papua sangat penuh. Namun, saat kapal pengangkut balik, maka hampir tidak ada muatan. Hal ini membuat ongkos pengapalan menjadi mahal. &#8220;Ini kan memperbaiki sistem angkutan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, tim survei dari dua perusahaan akan segera menuju Papua untuk menentukan lokasi pabrik dan menyusun rencana bisnis. &#8220;Beri kesempatan kepada mereka,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan, program ini merupakan usulan dari Kadin Papua pekan lalu yang bertemu dengan Wakil Presiden Boediono dan dirinya. &#8220;Usul itu saya catat baik-baik,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : vivanews.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inhutani3.com/bumn-bangun-pabrik-sagu-di-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PT Inhutani III Bersinergi</title>
		<link>http://www.inhutani3.com/pt-inhutani-iii-bersinergi/</link>
		<comments>http://www.inhutani3.com/pt-inhutani-iii-bersinergi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 02:23:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[PT INHUTANI III]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inhutani3.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 8 Juli 2011, bertempat di lantai 21 Kementerian BUMN, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar bersama Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) tentang Sosialisasi Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan Kinerja Keselamatan dan Kesegatan Kerja (K3) bagi Peserta Jamsostek. Sinergi tersebut merupakan implementasi Peraturan Menakertrans Nomor KEP.372/MEN/XI/2009 tentang Petunjuk Pelaksaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2010-2014 untuk [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bumn.go.id/inhutani3/files/2011/07/sampit.jpg"><img class="alignnone" src="http://www.bumn.go.id/inhutani3/files/2011/07/sampit-300x213.jpg" alt="" width="300" height="213" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Jumat, 8 Juli 2011, bertempat di lantai 21 Kementerian BUMN, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar bersama Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyaksikan penandatanganan <em>Memorandum of Understanding</em> (MOU) yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) tentang Sosialisasi Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan Kinerja Keselamatan dan Kesegatan Kerja (K3) bagi Peserta Jamsostek.<span id="more-91"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sinergi tersebut merupakan implementasi Peraturan Menakertrans Nomor KEP.372/MEN/XI/2009 tentang Petunjuk Pelaksaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2010-2014 untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015. Melalui program sertifikasi manajemen K3 nantinya, diharapkan akan terbangun kondisi kerja yang aman, nyaman dan sehat bagi perusahaan peserta Jamsostek.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula penandatangan Nota Kesepahaman lainnya antara PT Pertamina, PT Adhi Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Bina Karya, PT Amarta Karya, PT Kawasan Nusantara, PT pelabuhan Indonesia III, PT Inhutani III.</p>
<p style="text-align: justify;">PT Inhutani III menjalin kerja sama dengan PT Hutama Karya dalam rangka optimalisasi lahan seluas 14,5 ha yang akan dikembangkan untuk daerah komersil, hotel dan taman kota untuk areal publik sehingga memberikan nilai positif terhadap pertumbuhan Kota Sampit, Kalimantan Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Sinergi antar BUMN tersebut merupakan impelementasi program Kementerian BUMN untuk mengoptimalkan potensi BUMN. Sinergi tersebut diyakin dapat menghasilkan efisiensi dan meningkatkan kinerja masing-masing perusahaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inhutani3.com/pt-inhutani-iii-bersinergi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
